Ruang Lingkup Bisnis

Posted: January 1, 2012 in My College

 

  1. PENGERTIAN BISNIS

bisnis berasal dari bahasa Inggris ”business” dari kata ” bussy” yang berarti sibuk.

Bisnis adalah kegiatan usaha yang terorganisasi untuk menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan bertujuan untuk menghasilkan profit atau laba yang kemudian laba tersebut digunakan untuk usaha meningkatkan laba atau perusahaan  yang lebih besar lagi.

  1. JENIS BISNIS
  • Pasar Monopsoni

Adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen.Perlu diteliti lebih jauh dampak fenomena ini, apakah ada faktor-faktor lain yang menyebabkan Monopsoni sehingga tingkat kesejahteraan petani berpengaruh.

Salah satu contoh monopsoni  adalah penjualan perangkat kereta api di Indonesia. Perusahaan Kereta Api di Indonesia hanya ada satu yakni KAI, oleh karena itu, semua hasil produksi hanya akan dibeli oleh KAI.

  • Pasar oligopoli

adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.

Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka.Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.

Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga di antara pelaku usaha yang melakukan praktik oligopoli menjadi tidak ada.

  • Pasar monopoli

(dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.

Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut.

  • Pasar oligopsoni

Adalah penguasaan pembelian atau pasokan barang/jasa oleh beberapa pelaku usaha secara bersama (biasanya kelompok perusahaan).Oligopsoni menunjuk pada suatu kondisi pasar yang didalamnya terdapat beberapa pembeli.Masing-masing pembeli mempunyai peran cukup besar untuk mempengaruhi harga barang yang dibelinya.

Klasifikasi Bisnis:

1.  Usaha pertanian

2.  Produksi bahan mentah

3.  Pabrik atu manufaktur

4.  Perdagangan: besar dan kecil

5.  Transportasi dan komunikasi

  1. TUJUAN BISNIS
  • •Profit (keuntungan)                                               
  • •Growth (pertumbuhan)                             
  • •Continuity (berkesinambungan)              
  • •Stability (stabilitas)                         
  • •Public service (pelayanan umum)            
  • •Wellfare (sejahtera)             

Tujuan bisnis secara umum dibagi 2, yaitu:

  • •Tujuan ekonomi                  : Memperoleh keuntungan.
  • •Tujuan sosial                                   : Memenuhi kebutuhan masyarakat.
  1. SISTEM PEREKONOMIAN DAN SISTEM PASAR
  • Sistem Perekonomian

adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi.Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah.Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.

Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi.Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.

 Jenis-jenis Sistem Perekonomian:

A. Perekonomian terencana

Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan  pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Kepemilikan pemerintah       atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara, ketika perekonomian  masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Penganutnya adalah Cina, Uni Soviet, Eropa Timur, Korea Utara, dan Kuba.

B. Perekonomian pasar

Perekonomian pasar bergantung pada konsep kapitalisme dan liberalisme untuk   menciptakan sebuah lingkungan produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang    yang    diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-  permintaan (demand-supply).

C. Perekonomian pasar campuran

Perekonomian pasar campuran atau mixed market economies adalah gabungan  antara  sistem perekonomian pasar dan terencana.

  • Sistem Pasar

Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak. Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan.

Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Pasar peserta terdiri dari semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga nya. Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa teori dan model tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar mengizinkan semua item yang diperdagangkan untuk dievaluasi dan harga. Sebuah pasar muncul lebih atau kurang spontan atau sengaja dibangun oleh interaksi manusia untuk memungkinkan pertukaran hak (kepemilikan) jasa dan barang.

  • Klasifikasi Pasar
    • Pasar tradisional

Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar

  • Pasar modern

Pasar modern tidak banyak berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga.

  • Pasar Menurut Jenisnya
    • Pasar Konsumsi

Pasar konsumsi adalah pasar yang menjual barang-barang untuk keperluan konsumsi.Misalnya menjual beras, sandal, lukisan dan lain-lain.Contohnya adalah Pasar Mergan di Malang, Pasar Kramat Jati di Jakarta dan lain-lain.

  • Pasar Faktor Produksi

Pasar faktor produksi adalah pasar yang menjual barang-barang untuk keperluan produksi.Misalnya menjual mesin-mesin untuk alat produksi barang, lahan untuk pabrik dan lain-lain.

  • Pasar Menurut Jenis Barang yang Dijual

Pasar menurut jenis barang yang dijual dapat dibagi menjadi pasar ikan, pasar buah, pasar elektronik dan lain-lain.

  • Pasar Menurut Luas Jangkauan
    • Pasar Daerah

Pasar Daerah membeli dan menjual produk dalam satu daerah produk itu dihasilkan.Bisa juga dikatakan pasar daerah melayani permintaan dan penawaran dalam satu daerah.

  • Pasar Lokal

Pasar lokal adalah pasar yang membeli dan menjual produk dalam satu kota tempat produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar lokal melayani permintaan dan penawaran dalam satu kota.

  • Pasar Nasional

Pasar nasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dalam satu negara tempat produk itu dihasilkan.Bisa juga dikatakan pasar nasional melayani permintaan dan penjualan dari dalam negeri.

  • Pasar Internasional

Pasar internasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara.Bisa juga dikatakan luas jangkauannya di seluruh dunia.

  • Pasar Menurut Wujud
    • Pasar Konkret

Pasar Konkret adalah pasar yang lokasinya dapat dilihat dengan kasat mata.Misalnya ada los-los, toko-toko dan lain-lain.Di pasar konkret, produk yang dijual dan dibeli juga dapat dilihat dengan kasat mata.Konsumen dan produsen juga dapat dengan mudah dibedakan.

  • Pasar Abstrak

Pasar Abstrak adalah pasar yang lokasinya tidak dapat dilihat dengan kasat mata.konsumen dan produsen tidak bertemu secara langsung.Biasanya dapat melalui internet, pemesanan telepon dan lain-lain.Barang yang diperjual belikan tidak dapat dilihat dengan kasat mata, tapi pada umumnya melalui brosur, rekomendasi dan lain-lain. Kita juga tidak dapat melihat konsumen dan produsen bersamaan, atau bisa dikatakan sulit membedakan produsen dan konsumen sekaligus

  1. KESEMPATAN BISNIS ATAU USAHA

Digolongkan menjadi 3 :

  • Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.
  • Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.
  • Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang
  1. UNSUR – UNSUR PENTING DALAM AKTIVITAS EKONOMI
  • Manusia                : Pengendali aktivitas ekonomi dan tenaga kerja.
  • Modal                   : Jalan awal untuk suatu aktivitas ekonomi.
  • Material                : Peralatan untuk membangun aktivitas ekonomi
    • Metode                 : Langkah yang dipakai dalam suatu aktivitas ekonomi.
    • Manajerial            : Langkah pengolahan.
    • Mesin                    : Alat pembantu untuk proses suatu aktivitas ekonomi.
  1. HAKEKAT BISNIS

Hakekat bisnis yang paling utama adalah mementingkan orang lain. Mementingkan orang lain disini memiliki pengertian menggunakan peluang usaha dengan membuka suatu usaha yang dalam prosesnya memenuhi kebutuhan banyak orang.

  1. MENGAPA BELAJAR BISNIS

Bisnis sangatlah erat dengan kehidupan kita sehari – hari, oleh karena itu sudah sepantasnyakita memahami dan mempelajari bisnis. Ilmu Bisnis menjadi acuan bagaimana sebuah badan atau perusahaan memuaskan konsumen dengan cara memenuhi kebutuhannya. Dengan mengetahui cara berbisnis yang baik, seseorang akan mampu mengembangkan usaha yang dirintisnya dengan mendapatkan laba yang besar dan dapat menghindari resiko usaha.

Terima kasih kepada

http://id.wikipedia.org/wiki/ruang_lingkup_bisnis 

http://id.wikipedia.org/wiki/pasar  

 http://id.wikipedia.org/wiki/jenis_pasar

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s