Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil

Posted: January 1, 2012 in My College

 

  1. PENGERTIAN KEWIRASWASTAAN, WIRASWASTA DAN WIRASWASTAWAN

Istilah kewiraswastaan (entrepreneurship) berasal dari bahasa perancis yang secara harfiah diterjemahkan sebagai “perantara” oleh Richard Cantillon. Dalam karyanya dia menyebutkan seorang entrepreneur sebagai seorang yang membayar harga tertentu untuk produk tertentu, untuk kemudian dijualnya dengan harga tidak pasti (an uncertain price), sambil membuat keputusan-keputusan tentang upaya mencapai dan memanfaatkan sumber-sumber daya, dan menerima resiko berusaha (the risk of enterprise). Secara luas istilah kewiraswastaan didefinisikan sebagai proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memiliki resiko finansial, psikologi, dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi.

Dalam kewiraswastaan ada 3 jenis perilaku:

  1. Memulai inisiatif
    1. Mengorganisasi atau mengreorganisasi mekanisme sosial/ekonomi untuk mengubah sumber daya dengan cara praktis
    2. Diterimanya resiko atau kegagalan

Fungsi para enterpreneur adalah mengubah atau merevolusionerkan pola produksi dengan memanfaatkan sebuah penemuan baru (invention) atau secara lebih umum, sebuah kemungkinan teknologikal untuk memproduksi sebuah komoditi baru atau memproduksi sebuah komoditi lama dengan cara baru, membuka sebuah sumber bahan-bahan baru, atau suatu cara penyaluran baru atau mereorganisasi industri baru (Winardi, 2001)

Jika dilihat secara etimologis, istilah wiraswasta berasal dari dua kata, yakni ‘wira’ dan ‘swasta’. Wira memiliki arti berani, utama, atau perkasa. Sedangkan swasta ternyata juga berasal dari dua kata, yakni ‘swa’ dan ‘sta’. Swa artinya sendiri, dan sta, berarti berdiri. Jadi, swasta bisa dimaknai berdiri di atas kekuatan sendiri. ( Wasty Soemanto, 1984 : 43 ).

  1. PENGERTIAN USAHA KECIL

Sesuai dengan definisi Undang-undang No.9 Tahun 1995 Usaha Kecil merupakan usaha produktif dengan skala kecil.Usaha Kecil memiliki kriteria kekayaan bersih paling tinggi Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah), kekayaan Usaha Kecil ini tidak termasuk tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Usaha Kecil memiliki hasil penjualan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) per tahun dan bangkable untuk memperoleh kredit dari bank maksimal di atas Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai maksimal Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Beberapa Karakteristik Usaha Kecil adalah:

  • § Jenis barang/komoditi yang diusahakan umumnya sudah tetap tidak gampang berubah;
  • § Lokasi/tempat usaha umumnya sudah menetap tidak berpindah-pindah;
  • § Pada umumnya sudah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana, keuangan perusahaan sudah mulai dipisahkan dengan keuangan keluarga, sudah membuat neraca usaha;
  • § Sudah memiliki izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP;
  • § Sumberdaya manusia (pengusaha) memiliki pengalaman dalam berwira usaha;
  • § Sebagian sudah akses ke perbankan dalam hal keperluan modal;
  • § Sebagian besar belum dapat membuat manajemen usaha dengan baik seperti business planning.

Contoh Contoh Usaha Kecil

  • Usaha tani sebagai pemilik tanah perorangan yang memiliki tenaga kerja;
  • Pedagang dipasar grosir (agen) dan pedagang pengumpul lainnya;
  • Pengrajin industri makanan dan minuman, industri meubelair, kayu dan rotan, industri alat-alat rumah tangga, industri pakaian jadi dan industri kerajinan tangan;
  • Peternakan ayam, itik dan perikanan;
  • Koperasi berskala kecil.

Ciri-ciri Perusahaan Kecil :

1.     Manajemen berdiri sendiri

2.      Modal disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil

3.      Daerah operasinya kecil

4.      Ukuran dalam keseluruhan relative kecil

5.      Umumnya dikelola pemilik

6.      Struktur organisasinya sederhana

7.      Pemilik mengenal karyawan

8.      Persentase kegagalan perusahaan tinggi

9.      Kekurangan manajer yang ahli

10. Modal jangka panjang sulit diperoleh

Kekuatan Perusahaan Kecil

1.      kebebasan untuk bertindak

2.      menyesuaikan kepada kebutuhan setempat

3.      peran serta dan melakukan usaha/tindakan

Kekurangan Perusahaan Kecil

1.      relative lemah dalam spesialisasi

2.      modal dalam pengembangan terbatas

3.      relative sulit mendapat karyawan yang cakap

  1. PERBEDAAN PERUSAHAAN KECIL DENGAN KEWIRAUSAHAAN

Secara sederhana perbedaan antara perusahaan kecil dengan kewirausahaan adalah  kewirausahaan adalah berbentuk seorang pemimpin yang mampu memimpin anggotanyan untuk mencapai tujuannya tersebut. Sedangkan perusahaan kecil berbentuk organisasi atau kelompok kecil.

Terima kasih saya ucapkan kepada http://id.wikipedia.org/wiki/usaha_kecil_dan_menengah

http://id.wikipedia.org/wiki/wirausahawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s